Kendali Loop Terbuka dan Loop Tertutup
Penerapan Transformasi Laplace untuk membangun Fungsi Transfer, menganalisis sistem umpan balik (open-loop dan closed-loop), menentukan stabilitas melalui kriteria Routh-Hurwitz, serta studi kasus lengkap pada sistem orde-1 dan orde-2 — menjembatani teori matematika Bab 1 dengan praktek rekayasa kendali.
2.1 Fungsi Transfer (Transfer Function)
Fungsi Transfer $G(s)$ adalah representasi input-output sistem Linear Time-Invariant (LTI), linear dan tidak berubah terhadap waktu, dalam domain Laplace. Ia menjadi "paspor" identitas dinamis sebuah sistem — dari fungsi transfer saja, kita dapat menganalisis stabilitas, respon transient, respon frekuensi, dan merancang pengendali.
2.1.1 Definisi Formal
Fungsi Transfer dari sistem LTI adalah rasio Transformasi Laplace output terhadap input, dengan seluruh kondisi awal dianggap nol (zero initial conditions):
Asumsi kondisi awal nol bukan sekadar formalitas — ia merupakan prasyarat mutlak keabsahan fungsi transfer. Jika kondisi awal tidak nol, hubungan $Y(s) = G(s)X(s)$ tidak berlaku dan kita harus menyertakan suku kondisi awal dari sifat turunan Laplace (lihat kembali Sifat 2 dan 3 di Bab 1).
2.1.2 Penurunan dari Persamaan Diferensial Umum
Untuk sistem LTI orde-$n$ dengan persamaan diferensial:
Terapkan Transformasi Laplace dengan kondisi awal nol. Setiap turunan $\frac{d^{k}}{dt^{k}}$ menjadi $s^{k}$ (lihat Bab 1, Sifat 2–3):
2.1.3 Konsep Poles dan Zeros
Jika kita faktorkan pembilang dan penyebut:
- Zeros ($z_i$): Akar pembilang. Jika $s = z_i$, maka $G(s_i) = 0$. Zeros menekan (nullify) komponen sinyal pada frekuensi tertentu.
- Poles ($p_i$): Akar penyebut. Jika $s = p_i$, maka $|G(s_i)| \to \infty$. Poles menentukan mode alami sistem — setiap pole menghasilkan suku $e^{p_i t}$ dalam respon waktu.
- Gain $K$: Faktor skala statis yang menentukan penguatan DC.
2.1.4 Contoh: Fungsi Transfer Rangkaian RLC Seri
Soal: Tentukan fungsi transfer $G(s) = V_C(s)/V_{in}(s)$ untuk rangkaian RLC seri dengan $R = 3\,\Omega$, $L = 1\,\text{H}$, $C = 0.5\,\text{F}$.
Penyelesaian Langkah 1: Persamaan mesh (KVL) dalam domain waktu:
Langkah 2: Substitusi $i(t) = C\frac{dv_C}{dt}$ (hubungan kapasitor):
Langkah 3: Terapkan Transformasi Laplace (kondisi awal nol):
Langkah 4: Substitusi nilai parameter:
Langkah 5: Faktorkan penyebut untuk menemukan poles:
Kedua pole berada di LHP → sistem stabil. Respon terdiri dari dua mode eksponensial yang mereda: $e^{-t}$ dan $e^{-2t}$.
2.1.5 Contoh: Sistem Massa-Perkas-Damper
Soal: Sebuah sistem mekanis dengan $m = 2\,\text{kg}$, $b = 6\,\text{N·s/m}$, $k = 4\,\text{N/m}$, dan gaya input $f(t)$. Tentukan $G(s) = Y(s)/F(s)$.
Penyelesaian: Hukum Newton kedua:
Transformasi Laplace (IC = 0):
Gunakan Final Value Theorem untuk mencari gain DC (respon step akhir):
Artinya, setiap 1 Newton gaya konstan menghasilkan perpindahan akhir sebesar 0.25 meter.
2.2 Sistem Umpan Balik (Feedback System)
Sistem kontrol loop terbuka (open-loop) tidak memiliki mekanisme koreksi otomatis — jika ada gangguan atau perubahan parameter, output akan menyimpang dari yang diinginkan tanpa upaya perbaikan. Sistem loop tertutup (closed-loop) dengan umpan balik negatif secara aktif membandingkan output aktual dengan referensi yang diinginkan dan melakukan koreksi berkelanjutan.
2.2.1 Blok Diagram Sistem Loop Tertutup Umum
2.2.2 Penurunan Fungsi Alih Loop Tertutup
Langkah 1: Tulis hubungan aljabar dari diagram blok:
Langkah 2: Substitusi (iii) ke (ii):
Langkah 3: Substitusi (iv) ke (i):
Langkah 4: Ekspansi dan kumpulkan suku $Y(s)$:
Hasil akhir:
2.2.3 Kasus Khusus: Unity Feedback ($H(s) = 1$)
Jika sensor ideal dengan gain satu ($H(s) = 1$), yang sangat umum dalam perancangan:
2.2.4 Fungsi Alih Error
Seringkali kita perlu menganalisis sinyal error, bukan output:
Agar error steady-state mendekati nol untuk input step, kita butuh $|G(s)H(s)| \gg 1$ pada $s \to 0$. Ini berarti plant memerlukan gain DC yang sangat besar atau tipe sistem yang tinggi (integrator). Inilah alasan mengapa pengendali PI dan PID sangat populer — integrator memberikan gain tak hingga di DC.
2.2.5 Contoh: Penurunan Loop Tertutup Lengkap
Soal: Dengan $G(s) = \dfrac{10}{s(s+3)}$ dan $H(s) = \dfrac{2}{s+5}$, tentukan $T(s)$, persamaan karakteristik, dan poles loop tertutup.
Penyelesaian:
Persamaan karakteristik: $s^{3} + 8s^{2} + 15s + 20 = 0$. Untuk menentukan stabilitas tanpa memfaktorkan, gunakan Routh-Hurwitz (lihat Bagian 2.3).
2.3 Stabilitas Sistem
Stabilitas adalah prasyarat paling mendasar dalam perancangan kontrol. Tidak ada gunanya merancang pengendali yang memberikan respon cepat jika sistem itu sendiri tidak stabil — output akan meledak tak terkendali.
2.3.1 Definisi Stabilitas BIBO
Sistem LTI dikatakan Bounded-Input Bounded-Output (BIBO) stabil jika dan hanya jika untuk setiap input terbatas $|u(t)| \leq M_u < \infty$, output juga terbatas $|y(t)| \leq M_y < \infty$.
2.3.2 Kriteria Stabilitas Berdasarkan Lokasi Poles
Hubungan antara tipe pole dan bentuk respon waktu:
| Tipe Pole | Lokasi | Bentuk Respon $y(t)$ | Stabilitas |
|---|---|---|---|
| Real negatif | $p = -\sigma, \;\sigma > 0$ | $e^{-\sigma t}$ — mereda eksponensial | Stabil asimtotik |
| Kompleks konjugat (LHP) | $p = -\sigma \pm j\omega$ | $e^{-\sigma t}\sin(\omega t + \phi)$ — osilasi teredam | Stabil asimtotik |
| Imajiner murni | $p = \pm j\omega$ | $\sin(\omega t + \phi)$ — osilasi konstan | Marjinal stabil |
| Real positif | $p = +\sigma, \;\sigma > 0$ | $e^{+\sigma t}$ — tumbuh eksponensial | Tidak stabil |
| Kompleks konjugat (RHP) | $p = +\sigma \pm j\omega$ | $e^{+\sigma t}\sin(\omega t + \phi)$ — osilasi tumbuh | Tidak stabil |
| Pole berulang di $j\omega$ | $p = \pm j\omega$ (multiplisitas > 1) | $t\sin(\omega t + \phi)$ — amplitudo tumbuh linear | Tidak stabil |
2.3.3 Metode Kriteria Routh-Hurwitz
Memfaktorkan polinomial orde tinggi secara manual sangat sulit. Kriteria Routh-Hurwitz memberikan jawaban stabilitas tanpa perlu menghitung akar-akarnya.
Misalkan persamaan karakteristik:
Sebelum membentuk tabel, pastikan seluruh koefisien $a_i > 0$ dan tidak ada yang hilang. Jika ada koefisien nol atau negatif, sistem sudah pasti tidak stabil (atau marjinal). Namun, semua koefisien positif tidak menjamin stabilitas.
| Baris | Kolom 1 | Kolom 2 | Kolom 3 | Kolom 4 |
|---|---|---|---|---|
| $s^{n}$ | $a_n$ | $a_{n-2}$ | $a_{n-4}$ | $a_{n-6}$ |
| $s^{n-1}$ | $a_{n-1}$ | $a_{n-3}$ | $a_{n-5}$ | $a_{n-7}$ |
| $s^{n-2}$ | $b_1$ | $b_2$ | $b_3$ | $b_4$ |
| $s^{n-3}$ | $c_1$ | $c_2$ | $c_3$ | $c_4$ |
| $s^{n-4}$ | $d_1$ | $d_2$ | $d_3$ | $d_4$ |
| $\vdots$ | $\vdots$ | $\vdots$ | $\vdots$ | $\vdots$ |
| $s^{0}$ | $\cdot$ |
Formula rekursif untuk elemen baris baru — setiap elemen adalah determinan 2×2 negatif dari dua elemen di atasnya, dibagi elemen pivot pertama baris sebelumnya:
Jumlah pole di RHP = jumlah perubahan tanda pada kolom pertama Tabel Routh. Sistem stabil asimtotik jika dan hanya jika seluruh elemen kolom pertama positif (tanpa ada perubahan tanda).
2.3.4 Kasus Khusus Routh-Hurwitz
Kasus 1: Elemen pertama suatu baris = 0, tetapi baris tidak seluruhnya nol
Ini menyebabkan pembagian oleh nol. Solusi: ganti elemen nol dengan $\epsilon$ (bilangan positif sangat kecil), lanjutkan perhitungan, lalu ambil limit $\epsilon \to 0^{+}$.
Kasus 2: Seluruh baris = 0
Ini mengindikasikan adanya akar simetris: pasangan kompleks konjugat di sumbu $j\omega$, atau pasangan real yang simetris terhadap origin. Solusi: bentuk polinomial tambahan (auxiliary polynomial) dari baris di atasnya, turunkan terhadap $s$, dan ganti baris nol dengan koefisien turunan tersebut.
Soal: Tentukan stabilitas sistem dengan persamaan karakteristik $s^{5} + 2s^{4} + 2s^{3} + 4s^{2} + s + 2 = 0$.
Penyelesaian: Semua koefisien positif → lanjut ke tabel Routh:
| Baris | Kolom 1 | Kolom 2 | Kolom 3 |
|---|---|---|---|
| $s^{5}$ | 1 | 2 | 1 |
| $s^{4}$ | 2 | 4 | 2 |
| $s^{3}$ | $\frac{2\cdot2 - 1\cdot4}{2} = 0$ | $\frac{2\cdot1 - 1\cdot2}{2} = 0$ | 0 |
Seluruh baris $s^3$ = 0! Ini adalah Kasus 2. Bentuk polinomial tambahan dari baris $s^4$:
Turunkan: $P'_{aux}(s) = 8s^{3} + 8s$. Ganti baris $s^3$ dengan koefisien ini (bagi 8):
| Baris | Kolom 1 | Kolom 2 | Kolom 3 |
|---|---|---|---|
| $s^{5}$ | 1 | 2 | 1 |
| $s^{4}$ | 2 | 4 | 2 |
| $s^{3}$ | 1 | 1 | 0 |
| $s^{2}$ | $\frac{1\cdot4 - 2\cdot1}{1} = 2$ | $\frac{1\cdot2 - 2\cdot0}{1} = 2$ | 0 |
| $s^{1}$ | $\frac{2\cdot1 - 1\cdot2}{2} = 0$ | 0 | 0 |
Elemen pertama baris $s^1$ = 0 lagi! Gunakan $\epsilon$:
| Baris | Kolom 1 | Kolom 2 |
|---|---|---|
| $s^{2}$ | 2 | 2 |
| $s^{1}$ | $\epsilon$ | 0 |
| $s^{0}$ | $\frac{\epsilon \cdot 2 - 2 \cdot 0}{\epsilon} = 2$ | 0 |
Tidak ada perubahan tanda pada kolom pertama: $[1, 2, 1, 2, \epsilon^+, 2]$. Namun, dari polinomial tambahan kita tahu ada pole di $s = \pm j$ dengan multiplisitas 2 — sistem ini tidak stabil (osilasi dengan amplitudo yang tumbuh secara linear karena pole berulang di sumbu $j\omega$).
Routh-Hurwitz dengan kasus khusus bisa mengecoh. Ketika seluruh baris nol muncul, selalu periksa akar polinomial tambahan — akar-akarnya juga merupakan akar persamaan karakteristik. Jika ada akar di sumbu $j\omega$ atau RHP, sistem tidak stabil meskipun tabel tidak menunjukkan perubahan tanda.
2.4 Contoh Kasus Utama
Diketahui: $G(s) = \dfrac{K}{s(s+4)}$ dengan $K = 5$ dan $H(s) = 2$ (unity gain sensor dikalikan 2).
Langkah 1 — Hitung $T(s)$:
Langkah 2 — Persamaan Karakteristik:
Langkah 3 — Tabel Routh:
| Baris | Kolom 1 | Kolom 2 |
|---|---|---|
| $s^2$ | 1 | 10 |
| $s^1$ | 4 | 0 |
| $s^0$ | $\frac{4 \times 10 - 1 \times 0}{4} = 10$ | — |
Kolom pertama: $[1, 4, 10]$ — semua positif, tidak ada perubahan tanda → Stabil Asimtotik.
Langkah 4 — Verifikasi dengan Menghitung Poles:
Kedua pole memiliki $\text{Re} = -2 < 0$ → konfirmasi stabil. Frekuensi natural teredam: $\omega_d = 2\sqrt{3} \approx 3.46$ rad/s.
Langkah 5 — Final Value Theorem (respon step):
Error steady-state: $e_{ss} = r_{ss} - y_{ss} = 1 - 0.5 = 0.5$ (atau 50%). Ini menunjukkan sistem bertipe 0 dalam konfigurasi ini — error step tidak nol.
Langkah 6 — Hitung Respon Waktu Step Menggunakan Inverse Laplace:
Respon step: $Y(s) = \dfrac{5}{s(s^2+4s+10)}$. Lengkapi kuadrat: $s^2+4s+10 = (s+2)^2 + 6$.
Cover-up: $A = \dfrac{5}{10} = 0.5$. Untuk $B$ dan $C$, substitusi $s = -2$:
Substitusi $s = 1$: $\frac{5}{1 \cdot 15} = \frac{0.5}{1} + \frac{3B - 2.5}{15} \implies \frac{1}{3} = 0.5 + \frac{3B-2.5}{15} \implies 3B-2.5 = 5-7.5 = -2.5 \implies B = 0$.
Terlihat jelas: steady-state $= 0.5$, osilasi teredam dengan $\alpha = 2$ dan $\omega = \sqrt{6} \approx 2.449$ rad/s.
2.5 Contoh Tambahan: Menentukan Rentang K Stabil
Soal: Untuk $G(s) = \dfrac{K}{s(s+1)(s+2)}$ dengan $H(s) = 1$, tentukan rentang $K > 0$ agar sistem loop tertutup stabil.
Langkah 1: Persamaan karakteristik:
Langkah 2: Tabel Routh:
| Baris | Kolom 1 | Kolom 2 |
|---|---|---|
| $s^3$ | 1 | 2 |
| $s^2$ | 3 | $K$ |
| $s^1$ | $\frac{3 \cdot 2 - 1 \cdot K}{3} = \frac{6-K}{3}$ | 0 |
| $s^0$ | $K$ | — |
Langkah 3: Syarat stabilitas — semua elemen kolom pertama positif:
- Baris $s^3$: $1 > 0$ ✓ (selalu terpenuhi)
- Baris $s^2$: $3 > 0$ ✓ (selalu terpenuhi)
- Baris $s^1$: $\dfrac{6-K}{3} > 0 \implies 6 - K > 0 \implies \boxed{K < 6}$
- Baris $s^0$: $K > 0$ ✓
Langkah 4 — Verifikasi batas: Pada $K = 6$, baris $s^1 = 0$ → seluruh baris nol → kasus khusus. Polinomial tambahan dari baris $s^2$: $3s^2 + 6 = 0 \implies s = \pm j\sqrt{2}$. Konfirmasi: pada $K = 6$, sistem memiliki pole di sumbu $j\omega$ (marjinal stabil, osilasi konstan).
Soal: Sebuah pengendali PID dengan $C(s) = K_p + \frac{K_i}{s}$ diaplikasikan pada plant $G(s) = \dfrac{1}{(s+1)(s+3)}$ dengan unity feedback. Tentukan $K_i$ agar error steady-state untuk input ramp $r(t) = t$ bernilai $e_{ss} \leq 0.1$.
Penyelesaian:
Untuk input ramp, error steady-state diberikan oleh:
Karena ada faktor $s$ di pembilang (dari integrator), $e_{ss} = 0$ untuk semua nilai $K_i > 0$. Ini menunjukkan kekuatan aksi integrasi: error ramp bisa dibuat nol sempurna.
Jika pengendali hanya P (tanpa integrator), maka $e_{ss,\text{ramp}} = \frac{1}{K_v}$ di mana $K_v = \lim_{s\to 0} sG_{ol}(s) = \frac{K_p}{3}$, sehingga $e_{ss} = 3/K_p$. Di sini terlihat jelas peran krusial aksi integral.
- Sebuah rangkaian RC paralel memiliki $R = 10\,\text{k}\Omega$ dan $C = 100\,\mu\text{F}$. Tentukan fungsi transfer $G(s) = V_{out}(s)/V_{in}(s)$, gambar pole-zero map-nya, lalu hitung respon impuls $h(t)$ menggunakan inverse Laplace.
- Sistem memiliki persamaan karakteristik $s^4 + 3s^3 + 5s^2 + 6s + K = 0$. Tentukan rentang $K$ agar sistem stabil. Verifikasi batas atas $K$ dengan menunjukkan pole pada sumbu $j\omega$.
- Jelaskan secara kualitatif mengapa pole kompleks konjugat menghasilkan osilasi, sementara pole real menghasilkan respon monoton. Gunakan representasi eksponensial kompleks $e^{(\sigma+j\omega)t} = e^{\sigma t}(\cos\omega t + j\sin\omega t)$ dalam penjelasan Anda.
- Untuk sistem dengan $G(s) = \frac{4}{s(s+2)}$ dan $H(s) = 1$, hitung: (a) $T(s)$, (b) poles loop tertutup, (c) damping ratio $\zeta$, (d) frekuensi natural $\omega_n$, (e) waktu settling $t_s$ (2% kriteria), (f) overshoot persentase $M_p$, dan (g) respon step $y(t)$ lengkap menggunakan inverse Laplace.
- Buktikan bahwa jika sistem memiliki pole di $s = 0$ (integrator), maka Final Value Theorem untuk input step menghasilkan $y_{ss} = \infty$ kecuali loop tertutup memiliki zero di $s = 0$ yang meniadakannya. Berikan contoh numerik.